Aku tak iri atau apapun pada mereka yang suka acara seperti itu, karena bagaimanapun itu haknya mereka, mungkin itu salah satu cara untuk menghibur dirinya dari kesulitan hidup atau kesumpekan hidup, namun rasanya ada rasa yang mengganjal saja dihati, karena aku rasa dalam agama apapun pasti telah diajarkan, kita tak boleh mengunjingkan orang, kita tidak boleh menjelek-jelekan orang, kita juga tidak boleh mencemoohkan orang, itulah mungkin yang ditanamkan para pengajar agama kita, baik Islam, Kristen, Hindu, Budha, ataupun agama yang lainnya, yang namanya membuka aib sesama pasti itu tak dibenarkan.
Bagi seorang muslimpun demikian juga halnya, menggunjingkan orang atau membuka aib orang lain, itu sama sekali tak dibenarkan, bahkan dalam hadist riwayat muslim mengatakan “orang yang menutup iab orang lain didunia, niscaya Alloh menutup aibnya pula kelak di akhirat” paling tidak itulah yang pernah kudengar dari Ustad saat belajar mengaji dulu ketika masih kecil dikampung.
Saat ini… pagi sebelum memulai kerja, terutama ibu-ibu, biasanya sudah kumpul duduk manis didepan tv, ditemani teh manis dan cemilan, rasanya ada yang kurang bila sehari saja tak melihat dulu infotainment sebelum kerja, begitu juga ibu-ibu yang ada dirumah tak mau ketinggalan, bahkan sedang masakpun, tv tak pernah terlewatkan. Apalagi kalau bukan karena gosip, mereka justru nanti takut dibilang ketinggalan jaman, ketika si anu muncul di tv dengan segala cerita tetek bengeknya saat ngerumpi, padahal dari acara itu tak sedikit isinya hanya membuka aib orang lain.
Kadang aku selalu pengen tanya, apa sih manfaatnya nonton aib orang lain…? Jawaban dari orang-orang itu, kalau boleh aku simpulkan sih… ya… hanya seneng aja …hiburan aja, atau yang agak mendingan dikit, “kita sih pengen tau aja public figure itu kehidupannya seperti apa sih… masalahnya itu apa aja sih…?” padahal kadang orang yang menjadi bahan liputan itu sendiri tak menerima, kerena merasa itu bukanlah untuk konsumsi public, jadi tak habis pikir kenapa nonton aib orang lain dijadikan hobby bahkan kesenangan…? apakah sudah tak ada lagi cara mencari kesenangan…dengan cara lain yang lebih sedikit dosanya, nonton acara musik barangkali, nonton film atau acara hiburan lainnya, kupikir itukan lebih baik daripada mendengar keberukan orang lain, apalagi bila dihatinya timbul ingin mencontoh orang yang ada di tv itu, duh…! duh…!Lalu apakah mereka tak mengerti agama…?, belum tentu juga..! bahkan ada yang selalu tak pernah ketinggalan ke pergi kemajlis taklim untuk mendengarkan ceramah agama, atau hari minggu pergi mengikuti kebaktian di Gereja, jaman memang sudah semakin gila kali yah…

No comments:
Post a Comment